Rabu, 04 Februari 2015

Ekstrem

 

Ekstrem

TINGKAH laku penyelenggara yang buruk  membuat rakyat pesimis, negeri ini tidak bisa diperbaiki lagi. Negeri ini penuh dengan carut marut yang payah untuk ditegakkan pilar-pilar demokrasi  menjadi benar dan bermanfaat bagi rakyat. Indonesia membuang-buang waktu dengan konflik Polri dan KPK.
Rakyat negeri ini tidak bodoh-bodoh sekali seperti anggapan negara-negara maju. Anak-anak bangsa ini tahu dan mengerti sekali apa yang membuat konflik KPK vs Polri, seperti menujukkan kehebatan masing-masing.
Rakyat negeri ini tidak bodoh-bodoh sekali seperti anggapan negara-negara maju. Anak-anak bangsa ini tahu dan mengerti sekali apa yang membuat konflik KPK vs Polri, seperti menujukkan kehebatan masing-masing.
Padahal semestinya sesama penegak hukum harus sama-sama menjalankan hukum positif yang berlaku. Orang yang tinggal di Indonesia dan di negara lain tahu buruknya penegakan hukum di sini. Terbukti negara ini dianggap paling korup dan paling tidak aman. Kapan saja dapat melahirkan situasi ekstrem dan anarki.
Lalu rakyat tidak percaya kepada pemerintah dan elit politik yang terus saja mengkhianati kepentingan rakyat. Konflik-konflik yang muncul selalu tidak bermanfaat bagi kepentingan rakyat. Kecuali bermanfaat bagi individu-individu yang memanfaatkan kekuasaan yang diberikan rakyat kepadanya
Elit politik tidak menjadikan nilai-nilai demokrasi sebagai landasan (pedoman) berpolitik. Malah mendahulukan kepentingan politik yang lebih berorientasi pada kesejahteraan dan kemakmuran oknum kader dan institusi partai politik. Sistem pemerintahan demokratis, pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat menjadi susunan alpabetis yang kosong makna.

Namun kini demokrasi dan penegakan hukum yang bagaikan mata uang telah dikotori oleh politikus busuk, pengusaha hitam dan kaum koruptor. Terbentang kemudian situasi ekstrem tatakala sesama penegak hukum saling jegal untuk mendapatkan pengakuan rakyat siapa yang paling kuat. Semestinya demokrasi seimbang dengan penegakan hukum, bukan sekadar mencari siapa yang hebat.
Semoga apa yang terjadi belakangan ini tidak membuat anak bangsa ini semakin tidak percaya kepada penegakan hukum. Mudah-mudahan Tak selamanya mendung itu kelabu (Kidung- Chrisye). Artinya dari peristiwa lanjutan ‘cicak dan buaya’ tidak sampai membuat rakyat semakin tidak percaya kepada penegak hukum.

Sumber : Harian Orbit