Ekstrem
TINGKAH laku penyelenggara yang buruk membuat
rakyat pesimis, negeri ini tidak bisa diperbaiki lagi. Negeri ini penuh
dengan carut marut yang payah untuk ditegakkan pilar-pilar demokrasi
menjadi benar dan bermanfaat bagi rakyat. Indonesia membuang-buang waktu
dengan konflik Polri dan KPK.
Rakyat negeri ini tidak bodoh-bodoh sekali seperti anggapan
negara-negara maju. Anak-anak bangsa ini tahu dan mengerti sekali apa
yang membuat konflik KPK vs Polri, seperti menujukkan kehebatan
masing-masing.
Rakyat negeri ini tidak bodoh-bodoh sekali seperti anggapan
negara-negara maju. Anak-anak bangsa ini tahu dan mengerti sekali apa
yang membuat konflik KPK vs Polri, seperti menujukkan kehebatan
masing-masing.
Padahal semestinya sesama penegak hukum harus sama-sama menjalankan
hukum positif yang berlaku. Orang yang tinggal di Indonesia dan di
negara lain tahu buruknya penegakan hukum di sini. Terbukti negara ini
dianggap paling korup dan paling tidak aman. Kapan saja dapat melahirkan
situasi ekstrem dan anarki.
Lalu rakyat tidak percaya kepada pemerintah dan elit politik yang
terus saja mengkhianati kepentingan rakyat. Konflik-konflik yang muncul
selalu tidak bermanfaat bagi kepentingan rakyat. Kecuali bermanfaat bagi
individu-individu yang memanfaatkan kekuasaan yang diberikan rakyat
kepadanya
Elit politik tidak menjadikan nilai-nilai demokrasi sebagai landasan
(pedoman) berpolitik. Malah mendahulukan kepentingan politik yang lebih
berorientasi pada kesejahteraan dan kemakmuran oknum kader dan institusi
partai politik. Sistem pemerintahan demokratis, pemerintahan dari
rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat menjadi susunan alpabetis yang
kosong makna.
Namun kini demokrasi dan penegakan hukum yang bagaikan mata uang
telah dikotori oleh politikus busuk, pengusaha hitam dan kaum koruptor.
Terbentang kemudian situasi ekstrem tatakala sesama penegak hukum saling
jegal untuk mendapatkan pengakuan rakyat siapa yang paling kuat.
Semestinya demokrasi seimbang dengan penegakan hukum, bukan sekadar
mencari siapa yang hebat.
Semoga apa yang terjadi belakangan ini tidak membuat anak bangsa ini
semakin tidak percaya kepada penegakan hukum. Mudah-mudahan Tak
selamanya mendung itu kelabu (Kidung- Chrisye). Artinya dari peristiwa lanjutan ‘cicak dan buaya’ tidak sampai membuat rakyat semakin tidak percaya kepada penegak hukum.
Sumber : Harian Orbit