
Ketua KPK Abraham Samad (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
| 3.207 Views
" Pertemuan dengan parpol biasa dilakukan KPK karena beberapa kali ketua KPK diundang oleh parpol untuk sosialisasi..."
Jakarta (ANTARA News) - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham
Samad menyatakan tuduhan yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto
Kristiyanto terhadap dirinya adalah fitnah.
"Dari keterangan yang disampaikan Pak Abraham Samad mengenai
sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak yang diindikasikan berkaitan
dengan pencalonan Pak Abraham sebagai Wakil Presiden waktu itu,
penjelasannya bahwa semua yang disampaikan adalah fitnah belaka," kata
Deputi Pencegahan KPK Johan Budi Sapto Pribowo di gedung KPK Jakarta,
Kamis.
"Pak Abraham membantah dengan keras apa yang disampaikan Pak Hasto cs," ungkap Johan.
Johan menyatakan bahwa empat pimpinan KPK yaitu Abraham Samad,
Bambang Widjojanto, Zulkarnain dan Adnan Pandu Praja serta pejabat
struktural KPK yang terdiri tiga deputi dan sejumlah direktur yang sudah
melakukan rapat dan meminta klarifikasi dari Abraham Samad.
"Jika keterangan pers yang disampaikan menyangkut seseorang dan
seseorang itu adalah ketua lembaga seperti KPK, tentu ada
klarifikasi-klarifikasi yang diberikan dan dengan tegas Pak Abraham
menyampaikan hal itu tidak benar," ungkap Johan.
Pertemuan-pertemuan yang dilakukan oleh pimpinan KPK menurut Johan hanya terkait dengan sosialisasi pemberantasan korupsi.
"Pertemuan dengan parpol biasa dilakukan KPK karena beberapa kali
ketua KPK diundang oleh parpol untuk sosialisasi dan bukan hanya Pak
Abraham tapi juga Pak Bambang, Pak Pandu, Pak Zulkarnain sehingga tidak
dinafikan ketika ada acara sosialisasi di depan partai politik tentu
akan bertemu dengan elit parpol," tambah Johan.
Artinya, menurut Johan, pimpinan KPK diperbolehkan bertemu dengan
elit parpol, namun tergantung substansi pembahasan dalam pertemuan itu.
"Substansi pertemuan itu harus diklasifikasikan apakah boleh dan
tidak boleh, misalnya menghadiri pernikahan anaknya elit parpol kan
tidak apa-apa, yang jadi poin adalah substansi pertemuan itu yang
diklasifikasikan pertemuan itu haram atau halal," jelas Johan.
Samad menyatakan tuduhan yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto
Kristiyanto terhadap dirinya adalah fitnah.
"Dari keterangan yang disampaikan Pak Abraham Samad mengenai
sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak yang diindikasikan berkaitan
dengan pencalonan Pak Abraham sebagai Wakil Presiden waktu itu,
penjelasannya bahwa semua yang disampaikan adalah fitnah belaka," kata
Deputi Pencegahan KPK Johan Budi Sapto Pribowo di gedung KPK Jakarta,
Kamis.
"Pak Abraham membantah dengan keras apa yang disampaikan Pak Hasto cs," ungkap Johan.
Johan menyatakan bahwa empat pimpinan KPK yaitu Abraham Samad,
Bambang Widjojanto, Zulkarnain dan Adnan Pandu Praja serta pejabat
struktural KPK yang terdiri tiga deputi dan sejumlah direktur yang sudah
melakukan rapat dan meminta klarifikasi dari Abraham Samad.
"Jika keterangan pers yang disampaikan menyangkut seseorang dan
seseorang itu adalah ketua lembaga seperti KPK, tentu ada
klarifikasi-klarifikasi yang diberikan dan dengan tegas Pak Abraham
menyampaikan hal itu tidak benar," ungkap Johan.
Pertemuan-pertemuan yang dilakukan oleh pimpinan KPK menurut Johan hanya terkait dengan sosialisasi pemberantasan korupsi.
"Pertemuan dengan parpol biasa dilakukan KPK karena beberapa kali
ketua KPK diundang oleh parpol untuk sosialisasi dan bukan hanya Pak
Abraham tapi juga Pak Bambang, Pak Pandu, Pak Zulkarnain sehingga tidak
dinafikan ketika ada acara sosialisasi di depan partai politik tentu
akan bertemu dengan elit parpol," tambah Johan.
Artinya, menurut Johan, pimpinan KPK diperbolehkan bertemu dengan
elit parpol, namun tergantung substansi pembahasan dalam pertemuan itu.
"Substansi pertemuan itu harus diklasifikasikan apakah boleh dan
tidak boleh, misalnya menghadiri pernikahan anaknya elit parpol kan
tidak apa-apa, yang jadi poin adalah substansi pertemuan itu yang
diklasifikasikan pertemuan itu haram atau halal," jelas Johan.
Editor: Aditia Maruli
Sumber : ANTARA 2015
http://www.antaranews.com/berita/475636/abraham-samad-sebut-tuduhan-hasto-fitnah