Kerbau Satu Miliar Rupiah di Tana Toraja
Selasa, 27 Januari 2015 | 10:48 WIB
Kerbau jenis saleko adalah kerbau termahal dalam lingkungan budaya di
Toraja. Ciri khasnya adalah tanduk kuning, lingkaran putih di bola mata,
serta berkulit hitam dan putih. Tingginya harga bergantung pada
kelangkaannya. Harga per ekor bisa mencapai lebih dari Rp 1 miliar.Saleko sangat langka. Seekor saleko jantan yang dikawinkan dengan seekor saleko betina belum tentu melahirkan anak saleko, bahkan dalam puluhan kali kelahiran pun. Sebaliknya, saleko bisa muncul dari perkawinan sepasang kerbau biasa.
Bagaimanapun kerbau gemuk lebih mahal daripada yang kurus. Maka,
kerbau-kerbau di Toraja dipaksa makan oleh pemiliknya untuk menaikkan
beratnya, seperti terlihat di Pasar Bolu, Rantepao, Toraja, Sulsel, ini.”Dibeli di Jawa Tengah seharga Rp 40 juta plus ongkos kirim tak sampai Rp 10 juta, kerbau itu laku di sini lebih dari Rp 200 juta,” ujar Endy.
Kerbau-kerbau tidak langka masih bisa menjadi istimewa kalau menjuarai
sebuah acara adu kerbau. Kerbau pemenang akan mengejar kerbau pecundang.Kerbau-kerbau langka itu memegang peran penting dalam upacara adat, seperti upacara Rambu Solo (pemakaman). Makin langka kerbau yang dikorbankan, itu menunjukkan makin tingginya strata sosial orang yang dimakamkan.
Dalam upacara Rambu Solo (penguburan jenazah), pemotongan kerbau adalah
sebuah bagian penting. Kerbau-kerbau langka menjadi pilihan penting di
sini.Pertarungan kerbau berakhir manakala salah satu petarung melarikan diri dan dikejar oleh kerbau pemenang. (Arbain Rambey)
Sumber : Kompas.com
http://travel.kompas.com/read/2015/01/27/1048003/Kerbau.Satu.Miliar.Rupiah.di.Tana.Toraja
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||