SURABAYA -
Prihatin dengan konflik antara KPK dan Polri, Supri Abdul Djalal,
seorang tukang pijat asal Surabaya tergerak membuat lagu berjudul
“Tukang Pijat Simpati Negeri” yang diunggah di Youtube.
Dalam lagunya, Djalal meminta kepada aparat penegak hukum untuk
menyudahi konflik dan bersama-sama membangun Indonesia. “Pak polisi dan
Pak KPK jangan konflik. Silahkan datang ke saya nanti saya pijiti biar
otak kendor,” kelakar Djalal, saat ditemui Okezone di kediamannya
kawasan Wonocolo, Surabaya, Jumat (30/1/2015).
Djalal menceritakan, lagu bergenre dangdut ini disertai dengan
tayangan video klip. Yang mana, menggambarkan bagaimana susahnya mencari
pelanggan pijat akibat aparat berkonflik. “Kalau konflik terus nanti
bisa-bisa cari pelanggan susah. Makanya ayo damai dan sama-sama berjuang
untuk Indonesia,” ujarnya.
Dia mengaku tidak punya niatan apa-apa untuk menciptakan lagu yang
berdurasi 4 menit 59 detik itu. Menurutnya, lagu ini hanya bentuk
keperihatinan dari rakyat kecil terhadap kisruh yang terjadi di negeri
ini. Tidak seharusnya mereka berkonflik dalam urusan pemberantasan
korupsi. Karena dua lembaga ini sama-sama dipercaya oleh rakyat.
Djalal sendiri merupakan seorang tukang pijat yang tergolong
produktif dalam mencipta lagu. Sebelumnya, Djalal juga pernah membuat
lagu untuk Capres Prabowo Subianto. Tak lama berselang, Djalal juga
membuat lagu ketika tragedi jatuhnya pesawat AirAsia beberapa waktu
lalu.
Sumber : Ruang Pojok