Sabtu, 24 Januari 2015
BLANGKEJEREN - Bahan bakar minyak (BBM) jenis premium (bensin)
kembali kosong di kedua SPBU yang ada di Kabupaten Gayo Lues (Galus),
Pengkala dan Raklunung dalam sepekan terakhir ini. Tetapi, stok bensin
melimpah di tingkat pedagang pengecer yang kembali menjamur di sejumlah
ruas jalan kabupaten, bahkan pedesaan.
Sehingga, para pemilik kendaraan roda empat dan lainnya terpaksa
mengisi bahan bakar di kios agen pengecer dengan harga Rp 8.000/liter.
Ironisnya, pedagang pengecer yang menjamur itu berada di depan SPBU,
akibatpendistribusian dan penyaluran BBM kepada masyarakat terkesan
tidak ada pengawasan dari pihak terkait.
Dilaporkan, SPBU hanya mampu beroperasi dalam beberapa jam, karena
diserbu pedagang pengecer yang membawa nakan jeriken besar. “Penyaluran
maupun pendistribusian BBM dari SPBU ke masyarakat terkesan tidak ada
pengawasan, sehingga diborong pedagang pengecer yang kembali
menjamur,”kata Ridwan, salah seorang warga Blangkejeren kepada Serambi,
Jumat (23/1).
Menurutnya, kelangkaan bensin di SPBU kerap terjadi, bahkan kalaupun
beroperasi hanya bertahan antara empat sampai lima jam, kemudian stok
bensin langsung habis dan tutup. “Mendapatkan BBM cukup mudah, tetapi
dari kios pedagang pengecer, bahkan dalam jumlah banyak,” sebut Putra,
warga Blangkejeren lainnya.(c40)
Sumber : Serambi Indonesia
http://aceh.tribunnews.com/2015/01/24/premium-kosong-di-spbu-galus
